Aktivis Kecam Australia Soal Penahanan 70 Remaja Indonesia


Anak-anak Indonesia diperlakukan tidak adil. Mereka ditahan antara 1-15 tahun di dalam penjara dewasa.

Kelompok Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), yang terdiri dari YLBHI, LBH Jakarta, KIARA dan HRGW melakukan aksi diam di Depan Kedutaan Besar Australia, Jakarta, Senin (24/10). Aksi itu untuk mengecam Pemerintah Australia yang menahan sekitar 70 anak Indonesia di bawah 18 tahun.

“Aksi diam yang kami lakukan merupakan aksi solidaritas terhadap penahanan lebih kurang 70 anak Indonesia yang dituduh sebagai sindikat penyelundupan manusia lintas negara,” kata Direktur Advokasi dan Kampanye, Abdul Kadir Wokanubun.

Menurut dia, anak-anak Indonesia diperlakukan tidak adil. Mereka harus melalui proses pemeriksaan gigi dan sinar x pada pergelangan untuk menentukan usia mereka. Tak hanya itu, para remaja Indonesia juga ditahan antara 1-15 tahun di dalam penjara dewasa.

“Kami berharap, aksi diam ini dapat memberikan tekanan pada pemerintah Indonesia dan Australia untuk melakukan upaya diplomasi yang tegas. Sehingga, mereka tidak ditahan di penjara dewasa,” tutur Kadir.

Selain itu, lanjut Kadir, pihaknya juga mendesak Presiden susilo Bambang Yudhoyono untuk memberikan bantuan hukum. Serta melibatkan keluarga anak-anak tersebut dalam proses pembebasan dan pemulangnya ke Indonesia.

“Kami telah berupaya menghubungi pihak-pihak terkait, seperti KBRI. Namun kami belum mendapatkan tanggapan,” jelasnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: